Cara, Syarat, dan Biaya Jasa Mendirikan Yayasan Jembrana Lengkap – 081326497675
Cara Mendirikan Yayasan
Mendirikan Yayasan di Jembrana dimulai dengan menentukan tujuan, bidang kegiatan, serta susunan organisasi. Yayasan dapat menjadi badan hukum untuk berbagai kegiatan sosial, pendidikan, keagamaan, dan kemanusiaan.
Pertama, cek contoh lembaga atau kegiatan yang dapat menggunakan Yayasan antara lain:
- Lembaga pendidikan seperti sekolah, pesantren, dan LPK.
- Organisasi atau lembaga keagamaan.
- Lembaga donasi dan pemberdayaan masyarakat.
- Pengelola dana CSR.
- Komunitas atau lembaga sosial.
Secara umum, cara mendirikan Yayasan di Jembrana dilakukan melalui beberapa tahap berikut:
- Menentukan nama dan tujuan Yayasan.
- Menentukan bidang kegiatan Yayasan.
- Menyiapkan susunan Pembina, Pengurus, dan Pengawas.
- Membuat akta pendirian melalui notaris.
- Mengajukan pengesahan badan hukum Yayasan.
- Mengurus NIB dan legalitas pendukung sesuai kegiatan Yayasan.
Syarat Mendirikan Yayasan
Sebelum mengurus pendirian Yayasan di Jembrana, siapkan informasi dan dokumen berikut:
Susunan Jabatan Wajib
Yayasan memiliki organ yang perlu dicantumkan dalam dokumen pendiriannya, yaitu:
- Pembina.
- Pengawas.
- Ketua.
- Sekretaris.
- Bendahara.
Lalu, siapkan beberapa data dan dokumen berikut:
- Nama Yayasan.
- KTP dan NPWP pihak yang di perlukan.
- Alamat dan kedudukan Yayasan.
- Maksud dan tujuan Yayasan.
- Bidang kegiatan yang akan di jalankan.
- Susunan Pembina, Pengurus, dan Pengawas.
- Data kekayaan awal Yayasan.
- Anggaran dasar Yayasan.
Biaya Jasa Mendirikan Yayasan
Jasa mendirikan Yayasan di Jembrana biayanya bergantung pada layanan dan kebutuhan legalitas yang di pilih. Biaya dapat mencakup pembuatan akta, pengesahan badan hukum, serta pengurusan legalitas pendukung seperti NIB.
Jika ingin mengetahui biaya sesuai bidang kegiatan dan kebutuhan Yayasan, Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu agar layanan yang di pilih sesuai kebutuhan.
Apa Saja yang Didapat dari Pendirian Yayasan?
Setelah proses pendirian selesai, Yayasan dapat memiliki beberapa dokumen dan legalitas sesuai layanan serta kegiatan yang di jalankan, antara lain:
- Akta Pendirian Yayasan dari notaris.
- Surat Keputusan (SK) pengesahan badan hukum dari Kementerian Hukum.
- Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Yayasan.
- Nomor Induk Berusaha (NIB).
- KBLI yang sesuai dengan bidang kegiatan.
- Legalitas atau perizinan tambahan apabila kegiatan Yayasan memerlukannya.
Dengan legalitas tersebut, Yayasan dapat menjalankan kegiatan sesuai maksud dan tujuan yang tercantum dalam dokumen pendiriannya.
KBLI yang Sesuai untuk Yayasan
Yayasan perlu menentukan KBLI berdasarkan kegiatan yang benar-benar di jalankan, bukan hanya berdasarkan nama Yayasan. Beberapa contoh bidang kegiatan yang dapat di sesuaikan dengan KBLI antara lain:
- Pendidikan: kegiatan pendidikan dasar, menengah, tinggi, atau pendidikan lainnya sesuai aktivitas.
- Kesehatan: kegiatan pelayanan atau aktivitas kesehatan sesuai jenis layanan.
- Sosial: aktivitas sosial dan pelayanan kemanusiaan sesuai kegiatan Yayasan.
- Keagamaan: kegiatan yang sesuai dengan bidang dan aktivitas keagamaan yang di jalankan.
| Bidang Kegiatan | Contoh KBLI | Kegiatan |
|---|---|---|
| Pendidikan dasar | 85121 | Pendidikan Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah |
| Pendidikan menengah | 85220 | Pendidikan Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah |
| Pendidikan nonformal | 85499 | Pendidikan Lainnya Swasta |
| Aktivitas sosial | 88999 | Aktivitas Sosial Tanpa Akomodasi Lainnya YTDL |
| Aktivitas kesehatan | 86909 | Aktivitas Pelayanan Kesehatan Manusia Lainnya YTDL |
Catatan: Kode KBLI harus di sesuaikan dengan aktivitas Yayasan. Jangan memilih kode hanya berdasarkan nama atau tujuan umum Yayasan karena setiap kegiatan dapat memiliki klasifikasi yang berbeda.
Peraturan tentang Pendirian Yayasan
Pendirian Yayasan mengacu pada UU No. 16 Tahun 2001 tentang Yayasan, yang kemudian di ubah melalui UU No. 28 Tahun 2004.
Selain itu, ketentuan mengenai Yayasan juga berkaitan dengan aturan pelaksana dan administrasi badan hukum yang berlaku. Karena itu, proses pendirian perlu menyesuaikan ketentuan Kementerian Hukum serta sistem OSS untuk legalitas usaha dan kegiatan yang memerlukannya.
Hindari Kesalahan Saat Mendirikan Yayasan
Kesalahan saat mendirikan Yayasan dapat membuat proses legalitas menjadi lebih rumit. Karena itu, pastikan beberapa hal berikut sudah sesuai:
Pastikan Data dan Dokumen Sesuai
- Nama Yayasan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
- Data Pembina, Pengurus, dan Pengawas lengkap dan benar.
- Alamat dan data pendiri sesuai dokumen pendukung.
- Maksud dan tujuan Yayasan tercantum dengan jelas.
- Kekayaan awal Yayasan di siapkan sesuai ketentuan.
Pilih KBLI Sesuai Kegiatan
Jangan memilih KBLI hanya berdasarkan nama atau tujuan umum Yayasan. Namun, sesuaikan KBLI dengan kegiatan yang benar-benar akan di jalankan agar legalitas Yayasan tidak menimbulkan masalah saat mengurus perizinan atau menjalankan kegiatan.
Urus Pendirian Yayasan Bersama POPJASA
Konsultasi dan Pendampingan Sampai Selesai
Mengurus pendirian Yayasan sendiri bisa membingungkan, terutama saat menentukan dokumen, bidang kegiatan, dan KBLI. POPJASA membantu menyiapkan kebutuhan pendirian Yayasan sesuai rencana kegiatan Anda.
Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu mengenai syarat, biaya jasa, bidang kegiatan, hingga legalitas yang di perlukan.
Konsultasi Pendirian Yayasan
Mau mendirikan Yayasan di Jembrana namun bingung mengurus legalitasnya?
Urus Pendirian Yayasan di POPJASA dan konsultasikan kebutuhan Anda bersama tim kami.
📞 Kontak POPJASA
Phone :Â (031) 5917359
Telp/WA :Â 0813-2649-7675
Email : popjasa@gmail.com





